Minggu, 10 Maret 2013

Multinational Company


Menerapkan Pengelolaan Sistem Informasi
dalam Perusahaan Multi-nasional

Riset terhadap Sistem Informasi (SI) menunjukkan kesetaraan antara SI dan organisasi adalah isu yang sangat penting. Kesetaraan isu dari SI dan perusahaan multi-nasional, secara khusus terdapat dalam area jasa SI di lingkungan multi-nasional. Faktor-faktor yang mengontrol isu ini adalah
  • Konteks organisasi
  • Pemilik sistem
  • Tujuan sistem
  • Data
  • Manusia
  • Struktur Organisasi
  • Sistem Komputer
  • Lingkungan Organisasi
            Dalam beberapa tahun ke belakang, pengaturan kembali dari batasan nasional di seluruh dunia telah diterima dalam dengan merekstrukturisasi kebijakan ekonomi dengan membuka banyak rute untuk perdagangan internasional. Hal ini memecahkan permasalahan yang dihadapi dalam manajemen SI dengan memperkenalkan isu ini melewati batas-batas budaya.
            Sebuah perusahaan multi-nasional bisa didefinisikan sebagai sebuah perusahaan yang memiliki operasi dalam lebih dari satu area domestik, namun juga memiliki setidaknya 1 perusahaan pembantu di luar negeri. Dibandingkan dengan perusahaan domestik, perbandingan besar dalam mengelola perusahaan multi-nasional berhubungan dengan jarak, waktu dan variabilitas dalam operasi multi-nasional.

Knowledge Management


Knowledge Management dalam Sektor Publik

Butler, Feller, Pope, Barry, dan Murphy (2003,83) menjelaskan KM sebagai suatu bentuk multidisiplin yang membahas tentang filsafat, ekonomi, teori organisasi, sistem informasi, pemasaran, strategi manajemen, riset inovasi, dan pembelajaran organisasi. Elemen-elemen dari kesemuanya digabungkan yang kemudian menghasilkan filsafat manajemen dan juga sekumpulan proses yang dapat disimpulkan dalam 4 prinsip dasar:
·     Ilmu pengetahuan diciptakan oleh pikiran-pikiran manusia.
·     Ilmu pengetahuan dapat disimpan, ditulis, dimasukkan ke dalam sistem komputer, digunakan, atau sekadar diingat.
·      Seiring dengan karakteristik dasar pemikiran manusia, ilmu pengetahuan dapat diklasifikasikan, digabungkan, dan dimodifikasi. Teknologi membuat proses pencarian teknologi menjadi lebih mudah dengan pencarian yang hanya memerlukan kata kunci atau frase.
·      Ilmu pengetahuan dapat dibagi, didaur ulang, dimodifikasi, dan diperdalam.
KM diidentifikasi sebagai pendorong efisiensi pada jasa publik, memperbaiki akuntabilitas, mempermudah pembuatan keputusan, melancarkan hubungan informasi dengan stakeholder, dan memperbaiki keseluruhan performa proses yang ada.

Sumber: Ekta Arora, Assistant Professor, HCTM (Haryana College of Technology & Mangement), Kaithal, Haryana, India.

DSS (Decision Support System)


Analytic Hierarchy Process (AHP) sebagai Sistem Pendukung Keputusan di Industri Pipa Minyak Bumi


Analytic Hierarchy Process (AHP) adalah teknik pengambilan keputusan yang dikembangkan pada 1970 oleh matematikawan Thomas L. Saaty, sekarang profesor di University of Pittsburgh Katz. AHP dapat digunakan dalam pengambilan keputusan yang kompleks, tidak terstruktur, dan berisi manyak atribut. Keputusan yang dijelaskan oleh kriteria tersebut tidak cocok dalam kerangka linear; mereka mengandung unsur fisik dan psikologis. AHP menyediakan sebuah metode untuk penilaian kuantitatif dan subjektif sebagai pembuatan keputusan dengan cara yang dapat diukur.
 Pentingnya pengambilan keputusan di industri pipa minyak tercermin karakter dan besarnya suatu industri. Di seluruh dunia, pipa mentransportasi gas alam, minyak mentah dan produk akhir minyak  secara jarak jauh di dalam negara dan di seluruh perbatasan untuk memenuhi kebutuhan energi. Tujuan keseluruhan dalam memilih rute pipa minyak adalah sambungan sumber gas mentah alam ke kilang atau perusahaan utilitas. AHP  telah berhasil diterapkan untuk seleksi rute, memungkinkan para pengambil keputusan untuk menghubungkan faktor-faktor subjektif dan objektif yang  terlibat dalam berbagai kriteria keputusan. Teknologi sistem Informasi geografis (GIS) terintegrasi ke dalam sistem pendukung keputusan dan digunakan untuk menyediakan rute alternatif.

Table 1. Matriks Perbandingan pada Level II





Seleksi Rute
Panjang
Operabilitas
Pemeliharaan
Pendekatan
Pembangunan
Lingkungan
Bobot
Panjang
1
3
2
5
4
7
0,28
Operabilitas
1/3
1
1
3
4
5
0,19
Pemeliharaan
1/2
1
1
2
3
5
0,2
Pendekatan
1/5
1/3
1/2
1
1/2
3
0,13
Pembangunan
1/4
1/4
1/3
2
1
4
0,16
Lingkungan
1/7
1/5
1/5
1/3
1/4
1
0,04


Bobot Relatif dihitung untuk setiap faktor melalui matematika dasar yang diberikan oleh Saaty. Studi kasus yang menerapkan metodologi ini untuk seleksi rute menyimpulkan bahwa rute yang dipilih secara optimal itu sebenarnya lebih lama daripada dua kemungkinan-kemungkinan lain, tetapi dengan risiko yang sedikit  yang terkait dengan faktor-faktor lain.

Sumber: Sam Nataraj, Ph.D., Morehead State University, s.nataraj@moreheadstate.edu

ERP (Enterprise Resource Planning)


ERP sebuah Panduan yang Berimbas pada Efisiensi


Meningkatkan efisiensi usaha merupakan perhatian utama setiap perusahaan yang berharap untuk mennjadi perusahaan yang beroperasi "terbaik di kelasnya". Bisnis yang berhasil meningkatkan efisiensi berusaha untuk mengurangi biaya operasional sekaligus meningkatkan efektivitas dan profitabilitas operasi mereka. Mereka juga menyediakan waktu untuk melakukan perencanaan strategis. Sementara banyak perusahaan menggunakan siloed applications dan proses bisnis manual, perusahaan terbaik di kelasnya lebih cenderung untuk memanfaatkan teknologi ERP. Teknologi ERP dapat meningkatkan efisiensi dengan cara:

•    Standarisasi dan mengotomatisasi proses bisnis-lokal, di beberapa lokasi dan negara-untuk mempercepat operasi bisnis.
•      Menawarkan perangkat aplikasi manajemen bisnis yang terintegrasi dengan menggunakan dataset umum yang dapat dikembangkan melalui internet, sehingga memungkinkan visibilitas dan kolaborasi bagi karyawan lintas departemen, pelanggan, mitra, pemasok, dan pengguna jarak jauh.
•    Memberikan jenis laporan fleksibel dan dapat disesuaikan untuk meningkatkan pelaporan, analisis, dan wawasan dari bisnis yang berjalan.

Sumber: www.SageERPSolutions.com

My Profile


Hello, This is my brief profile, my name is evi saraswati, I was born on  October 2nd , 1991. Since 1994, I have lived in Depok. I have one big brother and little sister, our age difference is close enough . From elementary to senior high school my school in a place far enough away from home, which is my junior high school at SMP Marsudirini in Cawang and my senior high school at SMAN 28 in South of Jakarta. Since that time, I was determined want to study at the the college which is close to my home and now I  have been studying  at the Industrial Engineering of University of Indonesia, the major that are in a great demand and always produces the best graduates.

This Blog is one of the tasks of MIS (Management Information System) which is taught by Mr. M.Dachyar, to find out the complete profile of him and increase the knowledge about MIS  please check www.mdachyar.blogspot.com. Through my blog I will share a lot of informations of additional lecture from articles as well as international journals that may not be easily accessible.